Selasa, 02 Juni 2015

Perjalanan Baru Di Mulai

yuhuuuuu akhir nya lulus kuliah juga hahahahahahaha walaupun bisa dibilang sangat terlambat dari teman-teman gw yang lain tapi gpp gw selalu berpikir positif pasti tuhan punya suatu rencana buat gw entah dari segi karir atau lain nya lah, ok back to topic sesuai judul nya perjalanan baru hidup gw setelah lulus kuliah abis itu ngapain sih??? jujur gw masih belom tau apa yg akan gw lakukan setelah gw lulus kuliah pikiran gw masih bercabang  disatu sisi lain nyokap gw nyuruh untuk kerja disatu sisi lain gw masih pengen santai dulu hahahahaha, menurut gw untuk mencari perkerjaan itu gak mudah gak seperti kita membalikan telapak tangan. oh ia ngomong-ngomong perkerjaan gw jadi inget kata-kata dari almarhum dosen gw beliau pernah bilang bahwa dari sekian banyak mahasiswa yg ada dikelas ini bisa ke itung yg terjun kerja dengan lulusan bidang kuliah nya :D sebagai sarjana komputer hahaha ternyata memang terbukti loh beberapa temen kampus gw yg kerja di bagian komputer entah itu IT suport teknisi nya atau yg lain nya sisa nya keluar dr jurusan nya termaksud gw sih hahahaahahaha, gw sih ada rencana juga setelah lulus pengen kerja sebagai seorang jurnalist berita tv loh kok jadi jurnalist bukan nya jadi jurnalis itu cape ya harus ini itu lah?? pasti ada sebagian orang berpikiran seperti itu, kenapa sih  gw pengen jadi seorang jurnalis?? karna menurut gw jadi seorang jurnalis itu perkerjaan yg berbeda dari kebanyakan perkerjaan yg ada terus kita harus selalu mengupdate kejadian yang ada di dunia entah itu dari koran atau yang sekarang lebih mudah dari internet deh terus enak jadi jurnalis kita bisa bertemu tokoh-tokoh penting yang gak sembarang orang bisa bertemu secara langsung sekalian gitu kita bisa nanya langsung siapa tau bisa ke cipratan ilmu nya :D trus ada lg nih misal nya kita meliput kesuatu daerah gak mungkin juga kan hanya meliput  1 tempat saja pasti dicari tempat atau pariwisata yg menonjol disana yah bisa dibilang sekali menyelam minum air lah kerja sekalian liburan hahahahaha dan dari awal nya tidak itu tempat sekarang jadi tau hahaha :p dan apa sih landasan gw  pengen jadi jurnalis sebener nya sih gw pengen seperti idola-idola gw di tv kaya najwa shihab rory asyari dan marrisa annita nih 3 orang yg bener2 gw idola kan najwa shihab dari cara melontarkan pertanyaan kepada lawan bicara nya rory asyari dari segi pengetahuan dan wawasan nya marisa annita dari public speaking nya berharap sih gw suatu saat dapat seperti mereka , dan gw juga berniat pengen kerja di metro tv doa kan yah bismillah hahahaha,
Udah dulu ya cape ngetik nya panjang-panjang mungkin ini tulisan masih berantakan karena baru pertama kali nya gw nulis di blog :v

Senin, 30 September 2013

Grafik komputer dan Pengolahan Citra

GRAFIKA KOMPUTER

















Semakin berkembangnya teknologi terutama computer yang semakin maju terutama untuk fasilitas grafika dan multimedia baik secara perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Dari segi perangkat keras, semakin berkembangnya kapasitas standar memori serta graphics card adalah sebuah tuntutan yang harus dipenuhi mengingat semakin canggihnya aplikasi-aplikasi grafika dan multimedia yang sekarang ada. Pemodelan 3D, bentuk objek yang mengarah pada photo realistic dan animasi adalah salah satu produk akhir grafika
Grafika computer adalah salah satu bagian dari ilmu computer yang dimana berhubungan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika computer adalah grafik computer 2 dimensi (2D) yang kemudian berkembang terus secara pesat hingga sekarang sudah bisa dibuat grafika computer 3D, pemrosesan citra (image processing) dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika computer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Grafik computer pertama kali ditemukan tahun 1960 aleh William Fetter yaitu pembuatan desain model cockpit (boeing) dan referensi model tubuh manusia 3D.
Dan hingga sekarang jaman yang sudah semakin canggih,jd pembuatan model tubuh manusia sudah bisa menggunakan bantuan computer, software yg banyak pilihanya.














Grafika computer terdiri dari bagian-bagian, yaitu :
1. Geometri
Geometri dari bahasa yunani terdiri dari 2 kata yaitu, geo yang berarti bumi, dan metria yang artinya pengukuran jadi geometri adalah ilmu yang mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
2. Animasi
Animasi merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak, awalnya film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di gerakan/putar sehingga muncul efek gambar bergerak dengan bantuan computer dan grafika computer pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi.
3. Rendering
Rendering adalah ilmu yang mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya.
4. Citra
Citra atau gambar atau bayangan adalah benda buatan manusia. Biasanya dua dimensi yang mempunyai kemiripan dengan suatu objek, biasanya objek-objek fisik atau manusia.
Citra yang ditangkap oleh kamera secara scanning (atas) dan yang di ciptakan lewat proses rendering (bawah), citra dapat berupa 2 dimensi (2D), seperti foto atau tampilan di layar, dan dapat pula 3 dimensi (3D), seperti patung, citra juga dapat ditangkap oleh alat- alat oprik, contohnya menggunakan alat kamera, cermin, lensa, teleskop, mikroskop, dsb. Dan ada juga alat yang di ciptakan oleh Tuhan yaitu mata.
Kerangka Grafik komputer








Pengolahan citra adalah salah satu cabang dari ilmu informatika. Pengolahan citra berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi suatu citra/gambar menjadi citra lain dengan menggunakan teknik tertentu.

Citra[sunting]

Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui prosessampling.
Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel. Contohnya adalah gambar/titik diskrit pada baris n dan kolom m disebut dengan piksel [n,m].

Sampling[sunting]

Sampling adalah proses untuk menentukan warna pada piksel tertentu pada citra dari sebuah gambar yang kontinu.
Pada proses sampling biasanya dicari warna rata-rata dari gambar analog yang kemudian dibulatkan.
Proses sampling sering juga disebut proses digitisasi.

Kuantisasi[sunting]

Ada kalanya, dalam proses sampling, warna rata-rata yang didapat di relasikan ke level warna tertentu. Contohnya apabila dalam citra hanya terdapat 16 tingkatan warna abu-abu, maka nilai rata-rata yang didapat dari proses sampling harus diasosiasikan ke 16 tingkatan tersebut. Proses mengasosiasikan warna rata-rata dengan tingkatan warna tertentu disebut dengan kuantisasi.

Derau[sunting]

Derau (Noise) adalah gambar atau piksel yang mengganggu kualitas citra. Derau dapat disebabkan oleh gangguan fisis(optik) pada alat akuisisi maupun secara disengaja akibat proses pengolahan yang tidak sesuai. Contohnya adalah bintik hitam atau putih yang muncul secara acak yang tidak diinginkan di dalam citra. bintik acak ini disebut dengan derau salt & pepper.
Banyak metode yang ada dalam pengolahan citra bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan noise.


Rabu, 20 Maret 2013

ETIKA DALAM PEKERJAAN


1. Tampilkan Rasa Percaya Diri : Yakinlah dengan kemampuan diri sendiri dan jauhkan rasa minder dan rendah diri

2. Jagalah Disiplin Diri
 : Datanglah  ke kantor sebelum jam masuk, jam kerja digunakan secara efektif
dan tidak mengunakan jam kerja untuk hal yang tidak terkait dengan pekerjaan
3. Ketika Masuk Kantor : Mengucapkan salam terlebih dahulu, tunjukkan wajah ceria, Pandanglah semua orang yang ada di ruangan dengan senyum, dan jika memungkinkan ucapkan salam pada atasan setiap pagi

4. Pahami Dasar Etika Pergaulan : 
Bersikap sopan santun dan ramah, mampu menjaga perasaan orang lain dan mampu mengendalikan emosi diri
5. Ketika Berpakaian : Memakai pakaian dengan ukuran yang pas dengan model pakaian yang sopan
6. Ketika Berbicara : Harus menatap lawan bicara, suara harus jelas terdengar, jangan menggunakan nada suara yang tinggi dan pembicaraan mudah dimengerti
7. Berbicara Simpatik : Bisa mengimbangi lawan bicara, berkeinginan menyenangkan lawan bicara dan mampu menjadi pendengar yang baik
8. Yang Harus Dihindari Dalam Pembicaraan : Membicarakan kejelekan orang lain, Membicarakan hal yang sensitif, Memotong pembicaraan orang lain dan Mendominasi pembicaraan
9. Hubungan Dengan Atasan : Hormat kepada setiap atasan, Beri masukan dan saran secara bijak, Jangan spontan menolak perintah atasan dan Jangan membuat malu atasan
10. Hubungan Dengan Teman Sekerja : Jangan menganggap sebagai pesaing tetapi mitra kerja, kemmbangkan kebiasaan saling membantu, usahakan tidak terjadi konflik dan jangan menjatuhkan teman di hadapan atasan
11. Hubungan Dengan Bawahan : Hargai bawahan sebagai manusia yang bermartabat, Bangun hubungan personal yang mesra, dan berikan perintah dan teguran secara bijak

12. Jaga Kredibilitas Anda : Bicaralah dengan jujur, Tepatilah janji, Miliki rasa tanggung jawab yang tinggi
, Jangan berjiwa pengecut dan Jaga sikap loyal terhadap organisasi

Rabu, 13 Maret 2013

etika yang ada diindonesia



Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah "Ethos", yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, etika adalah
Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral. 
Grup dasar / nilai yang berkenaan dengan akhlak 
Nilai mengenai yang benar dan yang salah yang dianut masyarakat
Etika terbagi dalam 2 kelompok yaitu:
Etika umum
Etika yang membahas tentang kondisi - kondisi dasar bagaimana manusia itu bertindak secara etis.etika inilah yang menjadi dasar dan pegangan manusia untuk bertindak dan digunakan sebagai tolak ukur penilaian baik buruknya suatu tindakan.
Etika khusus
Penerapan moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus misalnya olahraga, bisnis dan etika profesi.
Berikut diantaranya
"NO FREE SEX"
Sebagai penganut budaya Timur Indonesia merupakan salah satu negara yang menolak adanya "free sex" terutama dikalangan remaja.Banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari hal tersebut diantaranya banyaknya angka kelahiran tanpa orang tua yang sah, pernikahan diusia belia, pembunuhan, aborsi dll.
Biasanya sanksi yang diberikan oleh masyarakat kepada penganut "free sex" mulai dari pengucilan hingga kurungan penjara apabila telah merugikan orang banyak.
Memiliki Keyakinan dan Kepercayaan
Indonesia merupakan negara demokrasi yang mewajibkan semua warga negara-nya memiliki keyakinan dan kepercayaan. Bahkan hal itu dijelaskan di UUD 1945 pasal 29.
Belum ada sanksi tegas dari pemerintah untuk para penganut atheis.Biasanya untuk warga yang tidak memiliki kepercayaan dan keyakinan (atheis) mereka mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat sekitar.
Hormat Ketika Bendera Merah Putih sedang dikibarkan
Mungkin ini disebut perwujudan rasa hormat kita terhadap para pahlawan yang rela merebut kemerdekaan untuk sebuah bendera yang menjadi lambang negara kita.
Menjawab Salam Ketika Ada yang Mengucapkanya
Selain dianggap tidak sopan, menjawab salam juga diwajibkan karena di dalam hadist Islam dikatakan.
Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Rasulullah saw. bersabda: "Bila Ahli Kitab mengucapkan salam kepadamu, maka jawablah: Wa` alaikum. "(Shahih Muslim No.4024)
Menghormati Orang yang Lebih Tua
Rasulullah SAW bersabda: "Bukan termasuk golonganku orang yang tidak menyayangi orang muda diantara kami dan tidak menghormati orang yang tua" (HR. At-Tirmidzy, dishahihkan Syeikh Al-Albany).
Mendahulukan Hak Para Pejalan Kaki
Kecelakaan yang terjadi hari Minggu, 22 Januari 2012 di Tugu Tani Jakarta sangat menyita perhatian masyarakat. Kejadian ini menunjukan bahwa pejalan kaki memang belum memperoleh perlindungan memadai.Padahal hak pejalan kaki telah diatur dengan jelas dalam UU Lalulintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) No. 22/2009. Di sana dijelaskan pejalan kaki punya hak yang sama dengan pengendara bermotor, sehingga diwajibkan pemerintah daerah setempat menyediakan trotoar untuk pejalan kaki. Dalam) pasal 25 UU ini disebutkan setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi perlengkapan jalan berupa fasilitas untuk sepeda, pejalan kaki dan penyandang cacat.
Kondisi faktual menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas pedestrian yang layak di banyak kota besar di Indonesia, bukan hanya Jakarta, masih sangat minim. Minimnya fasilitas pejalan kaki yang aman dan nyaman di suatu kota merupakan cerminan pemerintah kota tersebut belum memahami UU LLAJ dan melindungi pejalan kaki. Sejatinya ketersediaan fasilitas pejalan kaki yang berkualitas akan meningkatkan kerekatan hubungan sosial dan kualitas hidup warga di suatu kota.Sehingga ini akan menjadikan suatu kota yang layak huni. Selain itu, semakin baik kualitas pelayanan angkutan umum, akan semakin banyak pengguna fasilitas pejalan kaki.
Meminta Maaf Saat Berbuat Salah
Kadang susah banget buat diri kita untuk minta maaf. Ucapan tulus yang selalu keluar dari dalam hati dikarenakan perasaan bersalah dan karena memang telah berbuat salah harus 'dikadalin' juga.
Dikadalin bukan karena hal yang prinsipal. Karena yang prinsipal itu mudah; buat salah ya minta maaf. Tindakan selanjutnya adalah tidak mengulangi kesalahan tersebut. Tapi, banyak dari kita yang suka memperpanjang argumen dengan pembenaran pada diri sendiri lebih karena ego. Walau dalam hati kecil tau kalau berbuat salah, tetep saja ngeyel bin kekeuh mempertahankan argumen dikarenakan rasa gengsi yang seringkali membuat kepala menjadi besar.
Membuang Sampah Pada Tempatnya
Sangat dibutuhkan partisipasi generasi muda untuk meningkatkan kesadaran masyarakan akan pentingnya membuang smpah pada tempatnya, jika buang sampah sembarangan maka akan terjadi banyak penyakit dan bencana seperti banjir. membuang sampah pada tempatnya dan mendaur ulang sampah "akan menyelamatkan jiwa bumi kita agar mengurangi polusi", untuk generasi muda dan tua dimohon kesadarannya akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mendaur ulang sampah.
Menyeberang Jalan Pada Jembatan Penyebrangan / Zebra Cross
Jembatan penyeberangan dan zebra cross merupakan salah satu fasilitas yang melengkapi tata tertib lalu lintas di negara ini. Tujuan adanya fasilitas ini adalah menjamin tingkat ke ama nan menyeberang yang lebih tinggi para pejalan kali di banding dengan nekat menyeberang di tengah lalu lintas yang padat. Penggunaan jembatan penyeberangan ini juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Seperti halnya peraturan perundang-undangan yang lain, pelanggaran terhadap peraturan ini menimbulkan konsekuensi, dimana pejalan kaki yang menyeberang sembarangan bisa ditilang. Namun pada kenyataannya, konsekuensi ini tidak sepenuhnya dijalankan. Terbukti, dengan masih banyak ditemuinya pejalan kaki yang menyeberang di sembarang tempat.
Datang Tepat Waktu
Menurut (kompasforum.com; Januari 2009) Jam "karet" adalah istilah yang sangat akrab di telinga kita. Kebiasaan itu sering membuat pekerjaan terbengkalai. Untuk mengatasinya, cobalah melakukan langkah-langkah ini:
Pelajari apa yang menyebabkan kita sering terlambat 
Tentukan prioritas 
Cari tahu tujuan dilakukannya sebuah aktivitas dan tetaplah fokus pada tujuan itu 
Buat jadwal secara rinci 
Gunakan fungsi alarm atau reminder (pengingat) pada telepon genggam
Siapkan semua yang diperlukan pada malam sebelumnya 
Perkirakan waktu yang akan dibutuhkan saat perjalanan 
majukan Jarum jam 
Berani mengatakan "tidak" 
Buat daftar tugas harian 
Rapikan lingkungan sekitar 
Datang lebih awal, tidak hanya tepat waktu 
Buatlah semacam grafik atau tabel untuk mengetahui seberapa banyak waktu yang kita butuhkan untuk menyelesaikan sebuah aktivitas 
Ingatlah bahwa keterlambatan kita memengaruhi kegiatan orang lain 
untuk memotivasi , beri hadiah pada diri sendiri jika selesai menyelesaikan sesuatu tepat waktu 
Kalau pekerjaannya terlalu besar, "pecah" lah menjadi bagian-bagian kecil sehingga menyelesaikannya lebih mudah 
Berpikir positif
Tidak bersendawa Ketika Makan
Bersendawa untuk diri sendiri merupakan suatu kelegaan yang luar biasa tetapi untuk orang lain merupakan tindakan yang tidak sopan soalnya saat bersendawa bukan saja mengeluarkan suara yang mengganggu tetapi juga mengeluarkan bau mulut yang tidak enak terutama ketika kita meyantap makanan berbau tajam. Bayangkan, sebaliknya jika orang lain yg melakukannya didepan Anda apakah Anda akan merasa nyaman dan tidak terganggu sama sekali?
Jika memang terpaksa bersendawa di meja makan atau tidak dapat ditahan, ambillah serbet dan tutup mulut Anda pada waktu bersendawa, sehingga suaranya tidak terdengar, Yang lebih baik adalah, Anda dapat ke kamar kecil, di tempat tersebut Anda dapat bersendawa.
Menjawab Ketika Ditanya Orang
Penah merasa jengkel ketika kita bertanya tetapi tidak direspon dengan baik oleh lawan yang kita ajak bicara atau malah ga di jawab sama sekali pertanyaan kita. Gimana rasanya? Kesel? Jengkel?
Menjawab pertanyaan itu sebenarnya mudah. Kalau kita tahu jawabannya ya langsung aja kasih tahu tapi kalau kita tidak tahu bilang kalo kita tidak begitu mengerti, saranin dia bertanya ke yang lain. Kita jangan jadi sok tahu.
Menutup Mulut Ketika Menguap / Batuk / Bersin
Tentang menguap ada hadits dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu' alaihi wa sallam, beliau bersabda:
"Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap.Karenanya ketika salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mengucapkan Yarhamukallah). Adapun menguap, maka dia tidak datang kecuali dari setan. Karenanya harus menahan menguap semampunya. Jika dia sampai mengucapkan 'haaah', maka setan akan menertawainya. "(HR. Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994)
"Ababila salah seorang dari kalian bersin, hendaknya dia mengucapkan," alhamdulillah "sedangkan saudaranya atau temannya harus mengucapkan," Yarhamukallah (Semoga Allah merahmatimu). Jika saudaranya berkata 'Yarhamukallah' maka hendaknya dia berkata, "yahdikumullah wa yushlih baalakum (Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki hatimu)." (HR. Bukhari no. 6224 dan Muslim no. 5033)
Mengucapkan Salam Ketika Masuk Rumah
Dalam QS. An-Nuur: 27-29:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum minta ijin dan memberikan salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat ijin. Dan jika dikatakan kepadamu: "Kembali (saja) lah", maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada kebutuhanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ".
Berbicara Dengan Nada yang Sopan
Berbicara adalah kebutuhan kita sebagai manusia. Berbicara merupakan salah satu cara yang efektif untuk kita untuk berkomunikasi.Dengan berbicara kita bisa menyampaikan maksud dan tujuan serta buah pikiran kita dengan cepat.
Komunikasikanlah sesuatu dengan kata-kata yang tepat dan dengan cara yang baik jangan sampai menjadi bumerang bagi diri sendiri sebagaimana ungkapan "mulutmu harimaumu akan menerkam kepalamu". Apalagi kalau kata-kata yang diucapkan merupakan ucapan yang tidak benar atau berupa kebohongan dan sampai menimbulkan fitnah karena "Fitnah lebih kejam dari pembunuhan". Alangkah besar dampak suatu kebohongan yang dituduhkan pada orang lain bahkan lebih buruk dari menghilangkan nyawa sekalipun. Jadi, walau "lidah tak bertulang" tapi pengaruhnya sangat besar pada keharmonisan hubungan antar sesama manusia.
Tidak memotong pembicaraan orang lain
Kita hendaknya jangan memotong pembicaraan orang lain yang sedang berbicara karena memotong pembicaraan orang lain untuk tujuan apapun tidak diperbolehkan sama sekali. Termasuk di dalamnya adalah menginterupsi guru atau dosen yang sedang mengajar dengan sebuah pertanyaan sebelum sang guru / dosen tersebut memberikan waktu khusus untuk bertanya.
Tidak menertawakan orang yang Memiliki Kekurangan Fisik
Secara logika, dengan menertawakan kekurangan orang lain maka mereka beranggapan diri mereka sempurna. Kesimpulannya mereka menertawakan dan mengeluarkan kata-kata penggambaran kekurangan fisik orang lain untuk semakin memperkuat diri sebagai manusia sempurna. Padahal tanpa mereka ucapkan, semua orang juga tau bahwa seseorang itu memang punya kekurangan fisik. Ada juga sebagian orang yang, walau lihat ada kekurangan, mereka ngenggep hal yang wajar.
Permisi Ketika Lewat di Depan Banyak Orang
Ucapan permisi ini biasa kita ucapkan ketika sedang berjalan kaki & melewati orang yang ada disekitar kita. Tapi saat ini, hal tersebut mulai pudar atau bahkan punah secara perlahan tetapi pasti karena sudah banyak kita lihat & denger saat ini, sudah banyak sekali manusia yang ketika berjalan kaki tidak pernah atau enggan mengucapkan kata "Permisi" ketika ada orang disekitarnya alias acuh tak acuh . Sungguh ironis sekali, ketika hal sederhana seperti itu saja tidak bisa kita lakukan bagaimana kita bisa membangun negeri ini menjadi negeri yang rukun & damai tanpa ada permusuhan & perselisihan seperti yang terjadi saat ini.
Mungkin bagi Anda, mengucapkan Permisi adalah suatu hal yang sudah tidak jamannya lagi seperti jaman Bung Karno atau Pak Soeharto yang terlihat kolot. Tapi dari merekalah kita mengerti tentang sikap & pelajaran moral yang kecil tapi dampak begitu besar terhadap rasa peduli kita terhadap lingkungan disekitar kita. Dan menghindari diri kita menjadi pribadi yang individulisme yang tidak peduli dengan kondisi lingkungan sekitar kita.
Menghargai Hak Orang Lain
Karena secara fitrah, manusia selalu ingin "dihargai", bukan "menghargai". Artinya, manusia itu benar-benar egosentris. Dia selalu ingin "dipahami", namun jarang sekali berusaha untuk "memahami".Akibatnya, berat untuk hormat dan menghargai orang lain.
Dalam Islam, sikap menghargai orang lain merupakan identitas seorang Muslim sejati. Seorang yang mengakui dirinya Muslim, 'wajib' mampu menghargai orang lain. Baginda Rasulullah SAW menjelaskan, "Tidak termasuk golongan umatku orang yang tidak menghormati mereka yang lebih tua dan tidak mengasihi mereka yang lebih muda darinya, serta tidak mengetahui hak-hak orang berilmu." (HR. Ahmad).
Adanya tafsir resmi Mahkamah Konstitusi dalam beberapa putusannya terkait dengan pembatasan HAM di Indonesia telah memberikan kejelasan bahwasanya tidak ada satupun HAM di Indonesia yang bersifat mutlak dan tanpa batas. Karena di dalam pasal 28 J ayat 2 dijelaskan, yang bemakanakan bahwa HAM di Indonesia muncul ketika berada di tengah-tengah masyarakat demokratis yang di dalamnya penuh dengan nilai-nilai agama, moral, keamanan dan ketertiban umum. Jadi HAM tidak dapat digunakan sebebas-bebasnya menurut kehendak perorangan.
Berkata & Berbuat Jujur
orang lebih suka berkomunikasi lewat SMS atau pesan tertulis lain, ketimbang berbicara langsung maupun lewat telepon. Sebab dengan menulis pesan, mereka dapat mengemukakan hal secara terus terang, tanpa ada tekanan. "Orang lebih suka membahas informasi sensitif melalui pesan tertulis dari komunikasi suara," jelas psikolog kognitif Fred Conrad, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tersebut. Saat mengetikkan pesan, tanpa disadari kita tidak melibatkan rasa bersalah yang ada pada saat kita menyampaikan pesan itu secara lisan.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa orang cenderung menjawab secara detil dan jelas pertanyaan melalui pesan tertulis, dibanding secara lisan. "Kami yakin, orang memberi jawaban dengan lebih akurat dan detil melalui pesan tertulis sebab tidak ada tekanan sebesar saat mereka menjawab secara lisan," jelas Conrad.
Mengirim pesan tertulis kini sudah menjadi perilaku respon instan yang cukup mendunia, terlebih lagi pengguna ponsel terus bertambah.Bahkan orang lebih merasa efektif berkomunikasi melalui SMS atau pesan tertulis lain dari komunikasi suar

sumber
http://kismiaprilia.wordpress.com/2012/10/09/20-macam-etika-di-indonesia/

Rabu, 16 Januari 2013

Pemanfaatan Telematika (Remote Sensing) di Bidang Perikanan


Pengantar Telematika
Sebelum mengenal lebih jauh apa itu remote sensing, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Telematika?.
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
a)      Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
b)      Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet.
Istilah telematika juga sering dipakai untuk beberapa macam bidang, seperti :
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Dalam telematika, ada yang disebut sebagai Computer Vision. Apa itu Computer Vision? Watch and learn.
Computer Vision adalah ilmu dan teknologi mesin yang melihat, di mana mesin mampu mengekstrak informasi dari gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Sebagai suatu disiplin ilmu, visi komputer berkaitan dengan teori di balik sistem buatan bahwa ekstrak informasi dari gambar. Data gambar dapat mengambil banyak bentuk, seperti urutan video, pandangan dari beberapa kamera, atau data multi-dimensi dari scanner medis. Sedangkan sebagai disiplin teknologi, computer vision berusaha untuk menerapkan teori dan model untuk pembangunan sistem computer vision.
Computer Vision didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati. Cabang ilmu ini bersama Artificial Intelligence akan mampu menghasilkanVisual Intelligence System. Perbedaannya adalah Computer Vision lebih mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati. Namun komputer grafik lebih ke arah pemanipulasian gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafik komputer adalah grafik komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafik komputer 3D, pemrosesan citra, dan pengenalan pola. Grafik komputer sering dikenal dengan istilah visualisasi data.
Computer Vision adalah kombinasi antara :
  • Pengolahan Citra (Image Processing), bidang yang berhubungan dengan proses transformasi citra/gambar (image). Proses ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas citra yang lebih baik.
  • Pengenalan Pola (Pattern Recognition), bidang ini berhubungan dengan proses identifikasi obyek pada citra atau interpretasi citra. Proses ini bertujuan untuk mengekstrak informasi/pesan yang disampaikan oleh gambar/citra.
Beberapa aplikasi yang dihasilkan dari Computer Vision antara lain :
  1. Psychology, AI
  2. Optical Character Recognition
  3. Remote Sensing
  4. Medical Image Analysis
  5. Industrial Inspection
  6. Robotic
Baiklah. Setelah berbasa-basi, saatnya menuju topik utama. Topik utama nya adalahRemote Sensing dimana pembahasannya akan lebih dipersempit ke bidang perikanan. Berikut pembahasannya.
Teknologi Remote Sensing (Penginderaan Jauh / Inderaja) di Bidang Perikanan
Sebagaimana diketahui bahwa dua pertiga bagian dunia adalah lautan, begitu pula dengan wilayah Indonesia terdiri dari 62% ( ± 3,1 juta km2) berupa laut dan daerah pesisir. Karena negara Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa, mempunyai karakteristik yang unik karena di wilayah perairan tersebut sering terjadi interaksi antara massa air yang datang dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Pertemuan massa air dari kedua samudera tersebut terdapat pada daerah-daerah wilayah perairan laut Indonesia.
Pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya perikanan di Indonesia menghadapi beberapa kendala, contohnya antara lain kondisi masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang masih termarginalkan, adanya gejala overfishing di beberapa wilayah perairan, atau adanya pencurian ikan oleh armada nelayan asing. Dan bila dicari hubungan dari beberapa kasus tersebut tampaknya dapat ditarik benang merah antara kemiskinan nelayan dan gejala overfishing serta pencurian ikan, yang antara lain disebabkan kurangnya informasi atau ketidak tahuan nelayan mengenai daerah-daerah surplus perikanan yang sifatnya sudah tentu sangat seasonable dan conditional. Kurangnya informasi ini menyebabkan terjadinya rutinitas penangkapan ikan pada areal yang sama, sementara di lain tempat nelayan asing yang sudah mempunyai informasi yang handal menangkap ikan di daerah yang surplus yang seharusnya menjadi hak nelayan lokal. Tidak bisa dipungkiri peran iptek sangat kental sekali disini, dimana tanpa adanya dukungan iptek yang handal akan sulit bagi nelayan untuk dapat keluar dari lingkaran kemiskinan yang selama ini mengelilingi mereka. Oleh karena itu, tulisan ini mencoba mengkaji dukungan teknologi yang menyangkut informasi kepada nelayan lokal, sehingga mereka dapat mengetahui dengan pasti wilayah perairan yang surplus ikan.
Teknologi ini antara lain adalah teknologi penginderaan jauh atau remote sensing, suatu teknologi yang telah banyak digunakan negara-negara maju, seperti armada perikanan jepang, untuk pengelola dan memanfaatkan potensi sumberdaya perikanan mereka. Teknologi pada dasarnya memanfaatkan gejala alam, yang dengan akal pikiran manusia dapat diterjemahkan ke dalam suatu bentuk iptek (pengetahuan), yang digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan umat manusia, khususnya nelayan. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat kontribusi fenomena alam pada perkembangan teknologi remote sensing (penginderaan jauh / inderaja), serta bagaimana dukungan teknologi ini terhadap produktivitas perikanan. Karena pada prinsipnya adanya teknologi inderaja ini diharapkan dapat memperluas informasi perikanan kepada nelayan sehingga kesejahteraannya kehidupannya dapat ditingkatkan.
Dalam kaitannya dengan teknologi inderaja, fenomena merambatnya (propagation) energi matahari ke bumi dan reaksi dari obyek-obyek di bumi terhadap energi matahari tersebut (obyek di bumi dapat memantulkan/reflected, memancarkan/emitted, mengalirkan/transmitted maupun menyerap/ absorbed energi matahari yang datang padanya), menjadi unsur utama yang harus ditelaah dan dapat membuahkan ilmu. Selain itu, angkasa luar beserta fenomenanya, yaitu tidak adanya gaya gravitasi, karakteristik planet-planet di alam semesta maupun perputaran bumi pada porosnya membuat manusia menciptakan satelit yang mengorbit di angkasa luar, sama seperti planet-planet di alam tersebut. Kemudian untuk menghubungkan fenomena energi matahari dengan perkembangan teknologi satelit ini, manusia menciptakan alat optik yang diletakan pada satelit dan dapat merekam energi matahari yang dipantulkan (reflected) , diserap (absorbed) maupun di pancarkan (emitted) oleh obyek-obyek di bumi. Sehingga terjadilah apa yang disebut dengan teknologi inderaja optik (optical remote sensing) yang antara lain dapat menggunakan wahana satelit sebagai sarananya atau dikenal dengan sebutan satellite remote sensing. Fenomena yang terjadi di alam pada dasarnya mengacu pada kaidah bahwa energi matahari yang berinteraksi dengan obyek-obyek di bumi ini berada pada kisaran gelombang elektromagnetik tertentu (sebagaimana dijelaskan pada Gambar 1).
Dalam perjalanannya, sebagian dari energi ini akan dipantulkan oleh partikel debu maupun molekul air ataupun mengalami refraksi (scattered radiation) pada lapisan atmosfir. Sementara sebagian dapat berinteraksi dengan bumi dan dapat dipantulkan (reflected energy), diserap (absorbed energy), ataupun dialirkan ke lapisan lain (transmitted energy). Data yang dipantulkan obyek di bumi (disebut sebagai nilai reflectance) ini yang direkam oleh sensor pada satelit, dikirim ke stasiun bumi dan diterjemahkan sebagai nilai kecerahan (brightness value) atau nilai digital (digital value) saat disimpan pada computer compatible tape (CCT) untuk pemanfaatan lebih lanjut (lihat Gambar 2).
Gambar 1. Spektrum Gelombang Elektromagnetik (Lillesand and Kiefer, 1987)
Dalam perjalanannya, sebagian dari energi ini akan dipantulkan oleh partikel debu maupun molekul air ataupun mengalami refraksi (scattered radiation) pada lapisan atmosfir. Sementara sebagian dapat berinteraksi dengan bumi dan dapat dipantulkan (reflected energy), diserap (absorbed energy), ataupun dialirkan ke lapisan lain (transmitted energy). Data yang dipantulkan obyek di bumi (disebut sebagai nilai reflectance) ini yang direkam oleh sensor pada satelit, dikirim ke stasiun bumi dan diterjemahkan sebagai nilai kecerahan (brightness value) atau nilai digital (digital value) saat disimpan pada computer compatible tape (CCT) untuk pemanfaatan lebih lanjut (lihat Gambar 2).
Gambar 2. Uraian interaksi obyek-obyek di permukaan bumi dengan gelombang elektromagnetik sehingga dihasilkan citra inderaja
Energi elektromagnetik yang dipantulkan, diserap, dialirkan maupun di pancarkan ini sifatnya sangat bervariasi tergantung pada karakteristik obyek-obyek di permukaan bumi tersebut. Keadaan ini menunjukan bahwa setiap obyek dibumi mempunyai spectral respond (reaksi spektral) yang berbeda. Hal inilah yang dimanfaatkan dalam sistim inderaja melalui sistim sensor pada satelit yang juga mempunyai spectral sensitivity (kepekaan terhadap spektral) tertentu sebagai dasar terbentuknya data inderaja. Adapun karakteristik spektral dari beberapa unsur-unsur utama di permukaan bumi, yaitu tumbuhan, tanah dan air dapat dilihat pada Gambar 3.
Gambar 3. Karakteristik spektral reflektansi tanah, air dan vegetasi (Lillesandand Kiefer, 1987)
Dengan mengacu pada fenomena alam yang menunjukan adanya karakteristik obyek di bumi yang sangat spesifik dalam merespond energi matahari (yang berada pada spektrum elektromagnetik), yang antara lain ditunjukan pada gambar 3. Dapat dilihat peranan spektrum tampak mata (visible spectrum) untuk sumberdaya kelautan, yang ditunjukan oleh kurva reflectancenya pada tubuh air. Spektrum ini mempunyai panjang gelombang berkisar antara 0.4-0.7 um, yang terdiri dari spektrum tampak mata biru (visible blue) dengan panjang gelombang 0.4–0.5 um, spektrum tampak mata hijau (visible green) dengan panjang gelombang 0.5–0.6 um dan spektrum tampak mata merah (visible red) dengan panjang gelombang 0.6–0.7 um (Jensen, 1986; Lillesand and Kiefer, 1987; Swain and Davis, 1978).
Kemampuan merambat (propagation) di dalam kolom air dari ketiga spektrum tampak mata tersebut dan reaksi spektralnya sangatlah beragam. Gelombang tampak mata biru (visible blue) mempunyai kemampuan rambat yang sangat tinggi, dimana gelombang ini dapat menebus lapisan air sampai ke dalaman 100 m (Nybakken, 1992). Gelombang tampak mata hijau (visible green) mempunyai kemampuan rambat (propagation) yang lebih pendek di dalam tubuh air dibandingkan dengan gelombang tampak mata biru (visible blue). Sedangkan gelombang tampak mata merah (visible red) merupakan gelombang yang terpendek dalam menebus lapisan kolom air. Di dalam kolom air gelombang tampak mata ini akan mengalami absorsi maupun transmisi. Dan apabila gelombang ini berinteraksi dengan materi yang berada di dalam kolom air barulah akan terjadi refleksi yang nilainya akan direkam oleh sensor pada satelit.
Adapun kaitan antara fenomena alam dari gelombang elektromagnetik ini dengan perikanan pada prinsipnya mengacu pada pangkal dari semua bentuk kehidupan dalam laut, yaitu aktivitas fotosintetik tumbuhan akuatik. Dimana dengan menggunakan bantuan energi cahaya matahari, dapat mengubah senyawa-senyawa anorganik menjadi senyawa organik yang kaya energi dan dapat menjadi sumber makanan bagi semua organisme laut (Nybakken, 1992). Diantara semua tumbuhan akuatik fitoplanktonlah yang mengikat sebagian besar energi matahari, dan menjadi dasar (level pertama) terbentuknya rantai makanan dalam ekosistem bahari, dan sangat penting keberadaannya bagi semua penghuni habitat bahari (Nybakken, 1992; Dupouy, 1991). Pada dasarnya fitoplankton terdiri dari alga yang berukuran mikroskopik yang berisikan pigment fotosintetik berwarna hijau, dan biasa disebut sebagai klorofil (Dupouy, 1991). Klorofil yang berwarna hijau inilah yang pada dasarnya menjadi sumber informasi perikanan laut karena keterkaitannya yang erat dengan produktivitas primer perikanan, sehingga dapat disimpulkan dimana terdapat konsentrasi klorofil yang tinggi disitu terdapat juga konsentrasi biota atau ikan laut yang tinggi.
Dalam kaitannya dengan inderaja, klorofil merupakan obyek yang mudah dianalisa untuk memprediksi potensi perikanan laut. Karena unsur ini akan menyerap gelombang tampak mata biru dan memantulkan gelombang tampak mata hijau secara kuat. Sehingga ketika terjadi peningkatan kandungan klorofil, dapat dilihat adanya peningkatan energi yang dipantulkan oleh gelombang tampak mata hijau, dan penurunan pantulan gelombang tampak mata biru yang signifikan (Gambar 4)(Swain and Davis, 1978).
Gambar 4. Spektral reflektans dari air laut dgn konsentrasi klorofil yang berbeda (Swain and Davis, 1978)
Contoh dari penerapan karakteristik spektrum tampak mata (visible spectrum) untuk memprediksi produktivitas laut (marine productivities) melalui konsentrasi klorofil salah dapat dilihat pada gambar 5. Dimana warna hijau tampak sebagai reaksi dari spektrum tampak mata hijau yang berinteraksi dengan Klorofil dan warna biru merupakan reaksi dari laut yang berinteraksi dengan spektrum tampak mata biru, yang dalam penelitian ini kedua unsur tersebut diberi warna berbeda, yaitu hitam kecoklatan untuk laut dalam, biru untuk konsentrasi klorofil rendah dan hijau untuk konsentrasi klorofil tinggi. Akan tetapi, fitoplankton atau klorofil umumnya hanya menghuni suatu lapisan air permukaan yang tipis dimana terdapat cukup cahaya matahari, dan mempunyai suhu yang relatif homogen. Sedangkan zat hara anorganik yang dibutuhkan fitoplankton untuk tumbuh dan berkembang biak terletak pada zona fotik yang terdapat jauh dari permukaan dengan suhu yang berbeda jauh (lebih dingin) dengan suhu permukaan. Sehingga dibutuhkan suatu mekanisme untuk mengangkat massa air yang kaya akan hara ini ke permukaan sehingga dapat bercampur dengan massa air permukaan dan dapat dimanfaatkan oleh fitoplankton untuk tumbuh dan berkembang (Nybakken, 1992). Dalam hal ini perpindahan massa air ke atas (upwelling), arus-arus divergensi dan arus-arus khusus, yang menyebabkan terjadinya fenomena front dan eddie di laut, dapat memindahkan dan mencampurkan kedua massa air yang berbeda suhu tersebut dengan bantuan kekuatan angin. Upwelling merupakan penaikan massa air laut dingin dan kaya nutrien ke lapisan di atasnya (Longhurst, 1988).
Gambar 5. Distribusi klorofil pada perairan Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan data Modis_Terra (http://www.gsfc.nasa.gov)
Front merupakan pertemuan dua massa air yang berbeda karakteristiknya, misalnya pertemuan antara massa air laut Jawa yang agak panas dengan massa air Samudera Hindia yang lebih dingin dan ditandai dengan gradient suhu permukaan laut yang sangat jelas pada kedua sisi front (Hasyim dan Salma, 1998). Berikut ini merupakan gambaran dari proses terjadinya upwelling (Gambar 6).
Gambar 6. Proses terjadinya upwelling dan downwelling
Umumnya sebaran konsentrasi klorofil-a tinggi di perairan pantai sebagai akibat dari tingginya suplai nutrien yang berasal dari daratan melalui limpasan air sungai, dan sebaliknya cenderung rendah di daerah lepas pantai. Meskipun demikian pada beberapa tempat masih ditemukan konsentrasi klorofil-a yang cukup tinggi, meskipun jauh dari daratan. Keadaan tersebut disebabkan oleh adanya proses sirkulasi massa air yang memungkinkan terangkutnya sejumlah nutrien dari tempat lain, seperti yang terjadi pada daerah upwelling. Sedangkan eddie merupakan gerakan air berpusar searah arus yang disebabkan adanya pertemuan massa air panas dan dingin sehingga dapat tercipta cold ring (cold eddie) dan warm ring (warm eddie) (Gambar 7) (Longhurst, 1988). Upwelling, front dan eddie merupakan perangkap zat hara dari kedua massa air yang berbeda suhu tersebut sehingga dapat merupakan feeding ground bagi jenis-jenis ikan pelagis dan juga dapat menjadi penghalang bagi pergerakan migrasi ikan karena pergerakan airnya yang sangat cepat dan bergelombang besar (Hasyim dan Salma, 1998). Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan stok ikan di ketiga tempat tersebut dan menjadi tempat yang ideal untuk penangkapan ikan jenis pelagis. Dengan demikian suhu dapat menjadi salah satu paramater yang dapat dimanfaatkan oleh sistim inderaja untuk menduga stok ikan, yaitu dengan menggunakan gelombang thermal. Karena obyek di bumi, termasuk tubuh air, juga merupakan sumber radiasi, dimana obyek yang mempunyai suhu di atas nilai absolut 0oC akan memancarkan energi panas ke atmosfir (Lillesand and Kiefer, 1987). Energi inilah yang ditangkap oleh sensor thermal pada satelit untuk diterjemahkan menjadi nilai digital pada citra satelit.
Gambar 7. Perbedaan eddies pada kedalaman perairan(www.oc.nps.navy.mil)
Masalah utama yang dihadapi dalam upaya optimalisasi hasil tangkapan kan khususnya ikan pelagis adalah sangat terbatasnya data dan informasi mengenai kondisi oseanografi yang berkaitan erat dengan daerah potensi penangkapan ikan. Armada penangkap ikan berangkat dari pangkalan bukan untuk menangkap tetapi untuk mencari lokasi penangkapan sehingga selalu berada dalam ketidakpastian tentang lokasi yang potensial untuk penangkapan ikan, sehingga hasil tangkapannya juga menjadi tidak pasti. Oleh karena itu, informasi mengenai daerah potensi penangkapan ikan sangat diperlukan dalam pembangunan sektor perikanan, khususnya bagi kegiatan penangkapan ikan. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui kegiatan survei, eksplorasi dan penelitian-penelitian dengan menelaah karakteristik serta variabilitas dari parameter oseanografi. Pengamatan dan monitoring fenomena oseanografi dan sumberdaya hayati laut memerlukan penggunaan serial data dalam selang waktu observasi tertentu (harian, mingguan, bulanan atau tahunan). Dari citra suhu permukaan laut (SPL) multitemporal dapat diperoleh informasi tentang pola distribusi SPL dan upwelling atau front yang merupakan daerah potensi ikan. Dari citra klorofil-a dapat diperoleh informasi konsentrasi fitoplankton (mg/m3) dengan nilai yang diwakili oleh degradasi warna yang berbeda. Diagram alir untuk analisis daerah potensi perikanan disajikan pada Gambar 8.
KESIMPULAN :
Teknologi penginderaan jauh merupakan salah satu teknologi yang berkembang melalui penelaahan fenomena-fenomena alam dan adanya keinginan untuk memperoleh informasi global mengenai kondisi bumi pada umumnya dan perikanan pada khususnya. Terlebih lagi perikanan laut umumnya mencakup daerah yang luas, remote (jauh) dan sulit diamati manusia tanpa adanya bantuan teknologi. Sehingga dengan mempelajari fenomena alam, pada akhirnya dapat mengembangkan teknologi satelit sebagai salah satu wahana yang dapat digunakan untuk menempatkan sensor inderaja, sehingga dapat diperoleh informasi yang global mengenai kondisi perikanan laut nasional maupun internasional. Teknologi ini dapat menyumbangkan informasi secara kontinu kepada armada nelayan nasional mengenai daerah potensi perikanan tangkap. Dengan kata lain produktivitas perikanan nasional dapat ditingkatkan melalui perkembangkan teknologi ini.
Sumber :